twitter

Bong-Bongku Sayang

Aku punya boneka gajah warna abu-abu yang ukurannya cukup gede, sedikit lebih gede dari badanku. Aku juga punya panggilan khusus buat boneka gajahku, "Sayang...sayang..." itulah kata-kata panggilanku buat bonekaku yang ketika aku sedang main-main sama dia. Sama Ibu gajahku diberi nama "Bong-Bong". Umur Bong-Bong lebih tua dari aku, karena Bong-Bong dibeli Ibu di ITC Kuningan sebelum Ibu mengandung aku yaitu sekitar awal tahun 2007, jadi udah hampir 3 tahun ada di rumah. Ibu suka sama Bong-Bong begitu pertama kali ngeliat, karena mukanya dan posenya yang lucu, dan sekarang Bong-Bong menjadi salah satu temanku kalau aku ada di Jakarta.










Aku seneng banget bermain-main sama Bong-Bong, biasanya aku peluk, dibelai-belai, aku cium, dan sering juga aku naik di atas punggungnya kaya lagi main kuda-kudaan. Kadang kalau aku lagi mimi susu, Bong-Bong juga aku beri botol susuku yang udah kosong kaya dia juga lagi mimi susu. Terus kalau aku mau bobo, aku juga suka ngajakin Bong-Bong buat bobo sama aku di kamar atas. Tapi karena badannya lebih gede dari aku jadi aku ngga kuat buat mbawa sendiri ke atas, aku pasti minta bantuan Ibu, Ayah, atau Mba Yuni buat mbawain Bong-Bong ke atas sambil menunjuk dan bilang "ajah..ajah..awa.." (maksutnya: gajahnya dibawa). Bong-Bong bulunya lembut, jadi aku suka tidur di atasnya, dia aku jadikan bantal.

Tapi kalau aku lagi mulai nakal, Bong-Bong juga kasihan lho...
Kadang aku suruh dia meluncur di pegangan tangga dari atas ke bawah. Seringnya kalau aku lagi main-main sama Mba Yuni, Mba Yuni yang naruh Bong-Bong di pegangan tangga atas terus diluncurkan ke bawah nanti aku yang nunggu di bawah sambil ketawa.

Maaf ya Bong-Bong, yang pasti aku seneng punya temen kamu. Semoga kamu bisa awet sampai aku besar ya..

0 komentar: