Senangnya kalau sore hari cerah, waktunya bagi Ibu nyiramin taman. Nah, aku semangat banget buat bantuin Ibu, soalnya aku juga bisa mainan air. Kalau Ibu udah mulai mbuka gulungan selang air, aku langsung minta megangin ujung yang keluar airnya. Kadang aku sampai berebut sama Ibu, soalnya kalau aku yang megang selang nyiraminnya ngga' merata, cuma di situ-situ aja, yang penting badanku ikut basah. Ah, segerrrr...
Ibu memang bolehin aku main air sebelum aku mandi sore, tapi ngga boleh lama-lama. Nanti begitu air yang buat mandi aku udah panas, aku langsung dimandiin biar ngga kedinginan. Seringnya aku nangis kalo udah disuruh berhenti dan harus mandi, habis aku masih pengen main air.

Sebulan lagi mungkin Ibu akan mulai KKN, aku bakalan ditinggal-tinggal lagi. Kata Ibu aku ngga' akan ditinggal di rumah berdua sama Mbak Nurul, tapi kami akan 'diungsikan' ke rumah Mbah. Aku sih seneng aja kalau ditinggal di rumah Mbah, soalnya di sana rame & aku banyak temennya, banyak anak-anak yang seusiaku di dekat rumah Mbah, jadi aku bisa main-main sama mereka.
Tapi kalau malam aku masih belum bisa bobo kalau nggak sama Ibu. Biasanya kalau mau bobo aku guling-guling di atas kasur nyari posisi yang bener-bener enak & nyaman, sampai-sampai aku suka dimarahin Ibu kalau guling-guling terus (biasanya kakiku sampai nendang-nendang Ibu). Tapi terus biasanya Ibu ngusap-usap punggungku atau nepuk-nepuk pantatku sampai aku bobo. Selain itu, kebiasaanku yang lain kalau
Biarin aja, namanya juga lagi belajar ngomong. Bicaraku masih sedikit & belum lancar, baru bisa ngomong "mama" ; "mamam" ; "mimi" ; "pipih" (pipis) ; "ayah" ; "cica" (cicak) ; "puuh" (puss); "kepih" (kepik), trus kalau liat pisau aku juga bisa bilang "cajam" (tajam). Kemarin waktu lagi dipakein celana, Ibu bilang "kaki yang kanan masuk dulu ya.." aku bisa niruin bilang "anan" (kanan).